PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER KESEHATAN DALAM MELAKUKAN RESUSITASI JANTUNG PARU (RJP) DI DESA ANGGASWANGI KABUPATEN GROBOGAN (PROGRAM PKM)
Keywords:
Pengetahuan, Kader, RJPAbstract
Henti Jantung merupakan kondisi kegawatdaruratan yang dapat mengancam jiwa serta berujung kematian apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Tindakan penyelamatan tersebut adalah Resusitasi Jantung Paru (RJP). RJP masih belum umum dilakukan oleh orang awam. Pemberdayaan Kader dianggap perlu agar mereka dapat memberikan pertolongan sebelum dibawa ke Rumah Sakit. Program PkM dengan pendekatan edukasi dan pelatihan dibutuhkan untuk program ini. Tujuan PkM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader Kesehatan dalam melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) Di Desa Anggaswangi Kabupaten Grobogan. Metode yang digunakan adalah pre-post test desain melalui kegiatan edukasi dan praktik RJP. Sasaran PkM adalah kader kesehatan Desa Anggaswangi yang berjumlah 28 kader. Analisa dilakukan secara deskriptif dan Chi-Square. Hasil PkM menunjukkan pengetahuan kurang (pre edukasi) sebanyak 21 (75.0%) responden, pengetahuan sedang (post edukasi) sebanyak 13 (46,4%) responden. Kemampuan RJP berada pada tingkatan cukup yaitu sebanyak 13 (46,5%). Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kemampuan RJP dengan p-value sebesar 0.000. Kesimpulannya ada Hubungan antara Pengetahuan dengan Kemampuan RJP pada kader kesehatan di Desa Anggaswangi-Grobogan.


