AKSELERASI BISNIS UMKM PETERNAKAN: TRANSFORMASI KANDANG KERING INTENSIF DAN LITERASI PEMASARAN DIGITAL BEBEK PEDAGING DI DESA KEJAWAN
Keywords:
Bebek Pedaging, Kandang Kering, Polusi Bau, sanitasiAbstract
ABSTRAK
Peternakan bebek pedaging di Desa Kejawan Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan umumnya masih menggunakan sistem tradisional dengan saluran air terbuka atau kandang basah. Kondisi ini menyebabkan timbulnya aroma tidak sedap (polusi bau) akibat akumulasi amonia dari kotoran yang bercampur air, sehingga memicu keluhan dari warga sekitar dan menurunkan derajat kesehatan ternak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi melalui penerapan sistem kandang kering (dry house system) untuk meminimalisir polusi bau dan meningkatkan sanitasi lingkungan peternakan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu: 1) Edukasi mengenai manajemen limbah dan dampak amonia; 2) Pelatihan pembuatan alas kandang (litter) menggunakan campuran sekam padi, serbuk gergaji, dan kapur pertanian; serta 3) Pendampingan modifikasi sistem tempat minum otomatis untuk mencegah tumpahan air ke lantai kandang. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peternak sebesar 90% mengenai pentingnya biosekuriti. Secara fisik, penerapan sistem kandang kering berhasil menurunkan tingkat kelembapan alas kandang dan secara signifikan mengurangi bau menyengat di sekitar area pemukiman. Selain memperbaiki hubungan sosial antara peternak dan warga, sistem ini juga berdampak positif pada penurunan angka mortalitas bebek dan efisiensi waktu pembersihan kandang.
Kata kunci: Bebek Pedaging, Kandang Kering, Polusi Bau, Sanitasi.
ABSTRACT
Broiler duck farms in Kejawan Village, Tegowanu District, Grobogan Regency, generally still use traditional systems with open water channels or wet pens. This condition causes unpleasant odors (odor pollution) due to the accumulation of ammonia from manure mixed with water, thus triggering complaints from local residents and reducing livestock health. This community service aims to provide a solution through the implementation of a dry house system to minimize odor pollution and improve the sanitation of the livestock environment. The implementation method is carried out through three stages, namely: 1) Education on waste management and the impact of ammonia; 2) Training in making cage bedding (litter) using a mixture of rice husks, sawdust, and agricultural lime; and 3) Assistance in modifying an automatic drinking system to prevent water spills onto the cage floor. The results of this community service activity showed a 90% increase in farmers' understanding of the importance of biosecurity. Physically, the implementation of the dry house system successfully reduced the humidity level of the cage bedding and significantly reduced the pungent odor around residential areas. In addition to improving social relations between farmers and residents, this system also has a positive impact on reducing duck mortality rates and increasing efficiency in cleaning cages.Key word: Meat Ducks, Dry Cages, Odor Pollution, Sanitation.


