PENYULUHAN KESEHATAN BAHAYA MEROKOK DI MA BANAT ROBAYAN KALINYAMATAN JEPARA

Authors

  • Yayuk Nor Azizah Universitas Al Hikmah Jepara
  • Yuni Nor'aini Universitas Al Hikmah Jepara

Keywords:

pendidikan kesehatan, bahaya merokok, remaja, penguatan kesadaran, penyuluhan

Abstract

ABSTRAK

Angka kejadian merokok pada remaja Indonesia tahun 2025 meningkat signifikan, dengan prevalensi perokok usia 18 tahun ke bawah mencapai 8,41%. Data menunjukkan perilaku merokok remaja didominasi laki-laki (16,06%) dibandingkan perempuan (0,47%). Kelompok usia 15-24 tahun memiliki prevalensi perokok 18,73%. Faktor pendorong utama termasuk pengaruh teman sebaya dan paparan iklan. Pendidikan Kesehatan melalui penyuluhan Kesehatan untuk tahap awal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswi MA mengenai Bahaya merokok melalui pendidikan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan satu kali dalam tahun ajaran 2025–2026 di MA BANAT Robayan Kalinyamatan Jepara dengan melibatkan 30 siswi. Metode yang digunakan meliputi Penyampaian Materi Bahaya Merokok dengan menggunakan media Leaflet, pamfhlet  serta Tanya jawab Mengenai Bahaya Merokok bagi remaja untuk mengukur pengetahuan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan siswi. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja putri tentang Bahaya Merokok bagi remaja Program edukasi yang berkelanjutan sangat direkomendasikan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif kesehatan reproduksi remaja.

Kata kunci: pendidikan kesehatan, bahaya merokok, remaja

ABSTRACT

The smoking rate among Indonesian youth is projected to increase significantly by 2025, with the prevalence of smokers aged 18 and under reaching 8.41%. Data shows that adolescent smoking is predominantly male (16.06%) compared to female (0.47%). The 15-24 age group has a smoking prevalence of 18.73%. Key driving factors include peer influence and exposure to advertising.Health education through health counseling is an initial step. This community service activity aims to increase the knowledge of female MA students about the dangers of smoking through health education. The activity was conducted once during the 2025–2026 academic year at MA BANAT Robayan Kalinyamatan Jepara, involving 30 female students. The methods used included delivering material on the dangers of smoking using leaflets and pamphlets, as well as a Q&A session regarding the dangers of smoking for adolescents to assess knowledge. The results showed a significant increase in the students' knowledge levels. These findings indicate that health education is effective in improving adolescent girls' understanding of the dangers of smoking. Continuous educational programs are highly recommended as part of promotional and preventive efforts for adolescent reproductive health.

Keywords: health education, dangers of smoking, adolescents

Downloads

Published

2026-02-28