PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DENGAN GERAKAN JAJAN SEHAT DAN CARA MENCUCI TANGAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI SDN 3 KANDANGMAS KUDUS
Keywords:
Perilaku Hidup Bersih , Jajan Sehat, Cuci TanganAbstract
ABSTRAK
Kebiasaan jajan pada anak merupakan fenomena yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, karena anak cenderung mengonsumsi makanan tanpa mempertimbangkan batasan dan dampaknya bagi kesehatan. Perilaku tersebut sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar, mengingat anak belum memiliki kemampuan optimal untuk membedakan makanan yang aman dan bergizi dari jajanan yang berisiko bagi pertumbuhan mereka. Paparan berbagai jenis jajanan di lingkungan sekolah maupun sekitar tempat tinggal sering mendorong anak untuk membeli secara impulsif tanpa mempertimbangkan konsekuensi kesehatannya. Dalam konteks ini, peran orang tua menjadi krusial sebagai pendidik utama dalam membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini, misalnya dengan membiasakan membawa bekal dari rumah dan mengenalkan makanan higienis guna mencegah penyakit seperti diare (Purba et al., 2022). Praktik mencuci tangan menggunakan sabun terbukti mampu menurunkan risiko infeksi hingga hampir 50%, namun kesadaran terhadap kebiasaan tersebut masih rendah. Oleh sebab itu, penyuluhan mengenai jajanan sehat dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SD Negeri 3 Kandangmas menjadi langkah strategis. Pencegahan penyakit seperti diare dan kecacingan memerlukan dukungan pengetahuan, fasilitas sanitasi, serta keterlibatan seluruh warga sekolah. Pendekatan edukatif-partisipatif terbukti efektif dalam menanamkan kesadaran hidup sehat dan layak untuk direplikasi secara berkelanjutan.
Kata Kunci: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Jajan Sehat, Cuci Tangan,
ABSTRACT
Children and snacking habits are closely interconnected, as children tend to consume food without fully considering portion control or health implications. This behavior is strongly influenced by environmental factors, given that children are not yet capable of distinguishing between nutritious foods and unhealthy snacks that may hinder their growth and well-being. Exposure to a wide variety of snacks in their surroundings often encourages impulsive purchasing without awareness of potential health risks. In this context, parents play a crucial role as primary educators in shaping healthy eating habits from an early age, such as encouraging children to bring homemade meals and introducing hygienic, nutritious food to prevent illnesses like diarrhea (Purba et al., 2022). Handwashing with soap has been shown to reduce infection risk by nearly 50%, yet awareness and consistent practice remain limited. Therefore, educational outreach on healthy snacking and Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) at SD Negeri 3 Kandangmas represents a strategic intervention. Preventing diseases such as diarrhea and helminth infections requires improved knowledge, adequate sanitation facilities, and active involvement of the entire school community. A participatory educational approach has proven effective in fostering early healthy lifestyle awareness and should be sustainably replicated in other schools.
Keyword: Healthy snacking behavior, Clean and Healthy Living Behavior (PHBS), hand hygiene, health promotion


